News Photo

Panen Daily Bulletin, Selasa 23 September 2025

Dolar AS kembali melemah karena investor mulai mencerna serangkaian komentar dari pejabat Federal Reserve tentang sikap kebijakan moneter terbarunya kedepan yang dovish, ditengah meningkatnya kekhawatiran atas pasar tenaga kerja AS yang lemah sebagai pendorong utama kebijakan. Kurangnya data signifikan hingga rilis inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti hari Jumat membuat investor terbuka untuk mempertimbangkan kembali pemangkasan suku bunga. Perubahan kebijakan imigrasi, pajak, dan regulasi masih akan menurunkan suku bunga acuan di AS kedepannya, kata Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, pada hari Senin.

Baca selengkapnya...


Bagikan Berita

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan untuk bisnis Anda