News Photo

Panen Morning Bulletin Prime, Selasa 4 November 2025

Dolar AS sedikit melemah setelah laporan PMI Manufaktur ISM (Okt) sebesar 48.7 lebih kecil dari perkiraan 49.5 menandakan perlambatan di sektor jasa. Sebelumnya dolar menguat karena ketidakpastian atas pemangkasan suku bunga AS di Desember dan meredanya ketegangan perdagangan. Namun kondisi saat ini menegaskan betapa banyak ketidakpastian yang masih mengelilingi FOMC dimana rilis data NFP yang tertunda membuat The FED bisa gegabah dalam menilai kondisi ekonomi. Para investor terus memperhatikan, di mana ancaman penutupan pemerintah yang berkepanjangan terus membebani sentimen. Serta Konflik Rusia-Ukraina hampir tidak menunjukkan perubahan, dan pembicaraan tentang pertemuan puncak Trump-Putin masih sekadar wacana serta permasalahan Sudan, Nigeria dan Venezuela semakin tidak menentu. Disisi lain Pemerintahan Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya berencana untuk mendanai sebagian tunjangan pangan bulan November bagi jutaan warga Amerika, tetapi memperingatkan bahwa beberapa negara bagian mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menghitung dan mendistribusikan bantuan tersebut. Pemerintah akan menggunakan dana darurat guna setidaknya menutupi sebagian tunjangan Program Bantuan Nutrisi Tambahan atau SNAP bulan November.

Baca selengkapnya...


Bagikan Berita

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan untuk bisnis Anda