Dolar AS sedikit menguat pada Jumat sore setelah delegasi Ukraina dan AS akan bertemu minggu ini untuk menyusun formula yang dibahas dalam perundingan di Jenewa untuk mengakhiri perang dengan Rusia dan memberikan jaminan keamanan bagi Kyiv. Sebelumnya Dolar AS melemah menuju minggu terburuk dalam empat bulan seiring menguatnya argumen untuk pemangkasan suku bunga The Fed. Sementara likuiditas menipis karena libur Thanksgiving AS. Kontrak berjangka dana The Fed AS memperkirakan probabilitas tersirat sebesar 87% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Federal Reserve berikutnya pada 10 Desember, dibandingkan dengan peluang 39% seminggu sebelumnya. Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun terakhir naik 0,8 basis poin di level 4,0037%, rebound setelah lima hari penurunan yang sempat melewati ambang batas 4% sebanyak dua kali. Untuk mata uang Yen berada di jalur pelemahan untuk bulan ketiga setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi menetapkan paket stimulus sebesar 21,3 triliun yen ($135,40 miliar), sementara Bank of Japan menahan kenaikan suku bunga meskipun inflasi berada di atas target. Untuk Euro berada di level $1,1600, sedikit berubah sejauh ini di Asia, setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Kamis mengatakan bahwa delegasi Ukraina dan AS akan bertemu minggu depan. Untuk Sterling melemah 0,1% ke level $1,323 sejauh ini, menuju kinerja mingguan terbaiknya sejak awal Agustus, setelah Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, mengungkapkan rencana untuk menaikkan pajak sebesar 26 miliar Pound ($34 miliar).
Bagikan Berita