Dolar AS kembali melemah di balik ketenangan pasar obligasi AS seputar prospek penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, kemungkinan menjadi Ketua Federal Reserve berikutnya, terdapat kekhawatiran bahwa biasnya terhadap penurunan suku bunga akan melemahkan Dolar AS. Taruhan terhadap Hassett untuk menggantikan Jerome Powell ketika masa jabatannya sebagai Ketua Fed berakhir pada bulan Mei meningkat minggu ini setelah laporan berita Bloomberg, meskipun Gedung Putih mengatakan setiap diskusi tentang ketua baru tersebut masih bersifat spekulatif hingga keputusan akhir. Imbal hasil jangka pendek, yang terkait erat dengan ekspektasi suku bunga Fed, awalnya turun karena keunggulan Hassett di situs taruhan meningkat, tetapi segera pulih. Dolar AS dan kontrak berjangka dana Fed hampir tidak bereaksi, dengan para pedagang memperkirakan probabilitas 83% penurunan suku bunga seperempat poin pada bulan Desember, menurut perangkat FedWatch CME. Sementara itu, perhatian di Jepang beralih ke data harga konsumen Tokyo, yang jauh diatas target Bank of Japan sebesar 2% dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral mungkin akan mulai menaikkan suku bunga lagi. Di antara poin data lainnya, output industri dan penjualan ritel Jepang menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan.
Bagikan Berita