Dolar kembali melemah pada Selasa sore disaat memasuki pekan pertemuan FOMC bulan Desember, perhatian global tertuju pada sinyal kebijakan dari Federal Reserve. Meskipun proyeksi suku bunga mendatang dari para anggota FOMC secara resmi dirilis selama pertemuan, pasar telah mulai memposisikan diri sebelumnya. Ini adalah periode yang sensitif: perbedaan antara ekspektasi pasar dan pesan resmi The Fed dapat memicu pergerakan kuat dalam Dolar AS, emas, saham, obligasi, dan kripto. Banyak lembaga besar, seperti Bank of America Global Research, juga memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 0,25%. Hal ini membuat pasar yakin bahwa suku bunga acuan The Fed telah "memuncak" dan siklus pelonggaran dapat dimulai pada akhir tahun 2025. Sentimen Risk-On dan Aliran Uang Kembali ke Saham dan Emas. Data terbaru menunjukkan kinerja ekuitas AS yang baik, dengan S&P 500 menguat dari akhir November hingga awal Desember karena pasar bertaruh pada penurunan suku bunga. Pada saat yang sama, emas mengalami sedikit rebound karena ekspektasi suku bunga yang lebih rendah.
Bagikan Berita