News Photo

Panen Morning Bulletin Prime, Jumat 19 Desember 2025

Dolar AS kembali melemah karena Indeks Harga Konsumen AS melemah menjadi 2.7% dibawah prakiraan 3.1%. Data ini digunakan  untuk Mengukur Prospek Fed kedepannya yang memberikan panduan baru tentang prospek suku bunga Federal Reserve. Data tersebut menyusul angka pasar tenaga kerja AS yang dirilis awal pekan ini yang menunjukkan tanda-tanda pendinginan tetapi gagal memberikan sinyal yang jelas tentang kapan Fed mungkin mulai melonggarkan kebijakan, sehingga pasar mata uang tanpa arah yang jelas. Menambah ketidakpastian seputar kebijakan moneter AS, Presiden Donald Trump mengatakan pekan ini bahwa kepala Federal Reserve berikutnya akan "sangat percaya pada penurunan suku bunga". Calon pengganti yang dibahas oleh Trump termasuk mantan Gubernur Fed Kevin Warsh, Gubernur Fed saat ini Christopher Waller, dan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett, yang semuanya dipandang oleh pasar sebagai lebih lunak daripada kepemimpinan saat ini. Disisi lain BOJ diperkirakan akan menaikkan suku bunga diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada hari Jumat karena terus menormalisasi kebijakan setelah bertahun-tahun menerapkan kebijakan ultra-longgar.

Baca selengkapnya...


Bagikan Berita

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan untuk bisnis Anda