News Photo

Panen Morning Bulletin Prime, Kamis 22 Januari 2026

Dolar AS kembali setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mencabut ancaman untuk mengenakan tarif pada sejumlah negara atas sikap mereka terhadap Greenland, dengan mengatakan bahwa ia telah mencapai garis besar kesepakatan dengan NATO tentang masa depan pulau tersebut. "Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan mengenakan tarif yang dijadwalkan akan berlaku pada 1 Februari", tulis Trump di Truth Social setelah pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Davos. Ia tidak memberikan rincian kesepakatan tersebut. Reaksi pasar dimana Saham AS memperpanjang kenaikan tajam, S&P terakhir naik 1,4% dan imbal hasil obligasi pemerintah AS memperpanjang penurunan, imbal hasil 10 tahun terakhir turun 4,2 basis poin menjadi 4,255%. Pasar tidak menguat karena tiba-tiba memahami tujuan akhir di Greenland. Pasar menguat karena ketidakpastian telah dihilangkan dari harga pasar. Sinyal dari Donald Trump yang keluar dari Davos adalah koordinasi, bukan konfrontasi, dan itu penting. Penarikan tarif jangka pendek sambil membuka kerangka kerja dengan NATO seputar Greenland memberi tahu investor bahwa ini bergeser dari risiko berita utama ke risiko negosiasi. Secara historis, pasar sangat nyaman dengan risiko negosiasi. Dari perspektif investasi, ini sesuai dengan pola yang lebih luas yang telah kita lihat berulang kali, yaitu posisi agresif untuk mendapatkan pengaruh, diikuti oleh arsitektur kesepakatan yang menurunkan probabilitas guncangan kebijakan. Dengan meningkatnya ketegangan terkait Greenland dalam beberapa hari terakhir dan usulan tarif untuk tanggal 1 Februari, investor tentu khawatir dan ada juga banyak kecemasan tentang apakah Trump akan mengambil tindakan militer atau tidak, yang ia bantah pagi ini ketika berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Baca selengkapnya...


Bagikan Berita

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan untuk bisnis Anda