News Photo

Panen Afternoon Bulletin Prime, Selasa 27 Januari 2026

Dolar AS kembali pulih dan sedikit menguat pada Selasa sore karena investor menunggu Keputusan Suku Bunga The Fed pada hari Kamis jam 02:00 WIB dimana diperkirakan suku bunga tidak berubah di 3.75% hingga memiliki kejelasan lebih lanjut tentang ekonomi AS. Namun Dolar AS masih berfluktuasi di tengah meningkatnya ketidakpastian atas ketegangan geopolitik global dan pertemuan Federal Reserve yang akan datang. Kebijakan domestik Trump, termasuk penindakan agresif terhadap imigrasi ilegal yang telah menewaskan dua warga negara AS bulan ini dan memicu protes, dapat menyebabkan penutupan pemerintahan lagi bulan ini. Indikator volatilitas pasar masih tinggi dan sentimen pasar obligasi rapuh, terutama karena aksi jual agresif pada utang pemerintah Jepang yang dapat meluas ke obligasi pemerintah AS, sementara kenaikan harga emas yang terus-menerus mencapai rekor baru merupakan tanda bahwa investor mencari tempat berlindung alternatif yang aman. Kekhawatiran atas kebijakan fiskal dan independensi The Fed di bawah Trump juga membuat pasar secara umum berhati-hati. Hal ini membebani Dolar dan membuat mata uang Asia diperdagangkan dalam kisaran terbatas. Pasar masih khawatir setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan menaikkan tarif impor tertentu untuk Korea Selatan pada mobil, farmasi, dan kayu menjadi 25%, dengan alasan penundaan dalam pemberlakuan kesepakatan perdagangan Seoul dengan Washington. Trump mengkritik Seoul karena menunda legislasi yang memberlakukan kesepakatan perdagangan baru-baru ini dengan Washington.

Baca selengkapnya...


Bagikan Berita

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan untuk bisnis Anda