Dolar AS kembali menguat sejak Jumat sampai Senin pagi setelah Indeks Harga Produsen non Pangan & Energi menguat 3.3% diatas prakiraan 2.9%, serta Pasar sedang menyesuaikan diri dengan pilihan Trump atas Kevin Warsh untuk nominasi ketua FED serta prospek kebijakan moneternya. Seminggu sebelumnya pelemahan dolar cenderung menguntungkan investor AS di pasar luar negeri dan mendukung rekomendasi overweight mereka pada ekuitas pasar negara berkembang. Disaat Dolar yang lebih lemah buruk bagi bitcoin karena menekan nilai bitcoin dalam mata uang lain, yang dapat mendorong investor luar negeri untuk menjualnya. Indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah pada hari Jumat karena investor memandang Presiden Donald Trump menominasikan mantan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh sebagai pilihan yang cenderung agresif untuk menggantikan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, di tengah pertimbangan laporan pendapatan dan angka inflasi yang tinggi. Selain menilai risiko dari ketegangan AS dengan negara-negara termasuk Iran, investor juga khawatir tentang prospek penutupan pemerintahan AS lainnya setelah hambatan baru muncul di Senat untuk kesepakatan yang akan memastikan kelanjutan pendanaan untuk operasi lembaga tersebut. Warsh diperkirakan akan mendukung suku bunga yang lebih rendah tetapi tidak sampai pada pelonggaran moneter yang lebih agresif yang dikaitkan dengan beberapa calon potensial lainnya. Dengan masa jabatan Powell berakhir pada Mei, Warsh, jika dikonfirmasi oleh Senat, akan memimpin bank sentral yang menurutnya harus mengurangi perannya dalam perekonomian dan memikirkan kembali pendekatannya terhadap kebijakan moneter.
Bagikan Berita