News Photo

Panen Afternoon Bulletin Prime, Senin 2 Maret 2026

Dolar AS sedikit menguat pada Senin sore dan Sebagian besar mata uang Asia jatuh tajam pada hari Senin dalam sesi perdagangan pertama setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran, memicu gelombang penghindaran risiko global dan mendorong investor ke aset safe-haven. Meningkatnya ketegangan geopolitik seputar konflik yang sedang berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel membebani sentimen, dan pasar keuangan masih meragukan bahwa peningkatan ketegangan saat ini akan segera terselesaikan. Dalam perkembangan terbaru, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan keterbukaan untuk berdialog dengan kepemimpinan baru Iran, sementara pejabat senior Iran Ali Larijani menyatakan bahwa Teheran tidak siap untuk memasuki negosiasi dengan Washington. Trump mempertahankan retorika keras terhadap Iran, sambil juga menegaskan kembali dukungan AS untuk Israel. Trump mengklaim bahwa seluruh komando militer Iran telah "lenyap", dan bahwa banyak anggota ingin menyerah, "berjumlah ribuan". Komentar Trump muncul setelah AS dan Israel melancarkan gelombang serangan terhadap Iran, menewaskan ratusan orang di seluruh negeri, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Iran membalas dengan melancarkan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan beberapa negara Timur Tengah di sekitarnya, termasuk Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Iran juga terlihat menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz, jalur pelayaran utama di kawasan tersebut. Permusuhan yang kembali memanas antara AS dan Iran terjadi setelah negosiasi baru-baru ini antara kedua negara, mengenai program nuklir Teheran, dianggap sebagian besar tidak menghasilkan kesimpulan.

Baca selengkapnya...


Bagikan Berita

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan untuk bisnis Anda