Dolar AS masih stabil meskipun sedikit tertekan setelah harga minyak kembali turun dan saham Wall Street mencatatkan kenaikan yang solid pada hari Senin, dipimpin oleh sektor teknologi dimana CEO Nvidia Huang melihat setidaknya peluang pendapatan chip AI sebesar $1 triliun hingga 2027, sementara imbal hasil obligasi turun, karena harga minyak yang berfluktuasi akhirnya stabil lebih rendah karena spekulasi bahwa krisis pasokan dari Timur Tengah dapat segera mereda. Pada hari Kamis Fed akan mempresentasikan prospek suku bunga terbaru ditengah kabut perang yang terus berlanjut. Dolar mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari sebulan pada hari Senin, terbebani oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah dan para pedagang kembali sepenuhnya memperkirakan penurunan suku bunga Fed pada akhir tahun. Kerugiannya terhadap Dolar Australia dan Selandia Baru sangat besar. Dibidang geopolitik Sekutu AS menolak permintaan Trump untuk dukungan di Selat Hormuz. Disisi lain Pertemuan Trump-Xi tidak terancam tetapi dapat ditunda, kata Gedung Putih. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng telah memimpin pembicaraan yang 'terus terang dan konstruktif' di Paris, menjabarkan kemungkinan 'hasil yang dapat dicapai' untuk Presiden Trump dan Xi Jinping pada pertemuan puncak mereka di Beijing yang dijadwalkan pada 31 Maret-2 April.Berita penting lainnya dimana Jaringan listrik nasional Kuba runtuh, menyebabkan jutaan orang tanpa listrik.
Bagikan Berita